Just another WordPress.com site

Buaya Pemangsa dari Sangatta

Kenyamukan Village known for many incident of croc and human. This mangrove area obviously a sanctuary of salt water crocodile. Recent case a 6 meter long ambushed a small boy taking a bath in riverbank. Previous incident was 7 meter croc eat a woman in the same riverbank. This is the last picture and their habitat.

Buaya Pemangsa dari Sangatta

Setelah hampir sebulan berburu sang pemangsa, seekor buaya betina besar yang diperkirakan memiliki bobot lebih dari 400 kg, dengan panjang hampir 5 meter tertangkap oleh Pawang Arbain pada. Buaya tsb. tertangkap dengan umpan potongan daging rusa yang diletakkan ditepi sungai Kenyamukan, 500 meter ke arah hulu dari desa Kenyamukan, Sangatta Utara. Desa tersebut terletak 7 km sebelah timur kota Sangatta, kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur. Buaya tersebut masih dalam keadaan hidup dan menjadi tontonan penduduk sekitar.

Buaya yang tergolong betina dewasa itu, diperkirakan buaya pemangsa dari seorang bocah berumur 13 tahun bernama Sugiarto saat bermain ditepi sungai sebulan yang lalu. Tubuh korban ditemukan beberapa ratus meter kearah hulu sungai, dalam kondisi mengenaskan, setelah dikejar penduduk desa yang memergoki kejadiannya.

Sungai Kenyamukan, memiliki rekor insiden manusia diterkam buaya terbanyak di Kaltim, dan mungkin diseluruh Indonesia. Sebelum kasus bocah tersebut, beberapa bulan sebelumnya seekor buaya yg diperkirakan jantan dewasa dengan panjang kurang lebih 7 meter, gagal menerkam seorang penduduk di tepi sungai saat memancing ikan. Pria tersebut berhasil meloloskan diri, dengan luka2 di kaki. Saksi mata yang berada di tempat kejadian menceritakan bahwa buaya tsb. tiba2 keluar menyergap dari dalam air keruh dan menampakkan tubuhnya dengan jelas ke arah darat. Panjang tubuhnya dari moncong sampai ekor hampir mencapai dua pertiga lebar dari anak sungai. Lokasi kejadian ini masih berdekatan dengan lokasi buaya terakhir yg tertangkap.

Buaya tersebut dipercaya masih ada dan belum tertangkap, menjadi catatan menakutkan bagi penduduk yang tinggal dan hidup di bantaran sungai. Mereka menyebutnya sebagai Monster Sangatta. Penduduk yang bermata pencaharian sebagai nelayan laut, seringkali menjadi sasaran buaya muara, karena tinggal di bantaran sungai dan masuk jauh ke hulu sungai untuk mencari udang air tawar atau mengambil daun nipah rawa untuk membuat atap rumbia. Sebagian penduduk yang ditemui merasa khawatir untuk bersampan dengan perahu kecil di lokasi tsb.

Insiden monster sungai, sebelumnya juga telah merenggut nyawa seorang ibu pencari daun nipah, dilokasi yang hampir berdekatan dengan dua kasus di tahun 2003 ini. Pada kasus ini, sang monster berhasil ditangkap, jasadnya di offset, bisa dilihat di Museum Kayu di Tenggarong, Kutai Kertanegara. Panjangnya mencapai 6 meter lebih, rekor buaya pemangsa terbesar yang pernah tercatat di Kaltim.

Berdasarkan catatan, rekor buaya terbesar didunia adalah buaya muara (Crocodylus Porosus), sering juga disebut buaya air asin (salt water crocodile), panjang maksimum yang pernah dilaporkan adalah lebih dari 7 meter dan berat 900kg, tersebar di hutan mangrove tepi laut kepulauan Nusantara sampai pesisir Australia Utara dan Timur Laut. Sedangkan jenis buaya besar lainnya yang terkenal adalah buaya Sungai Nil (Crocodylus Niloticus) di Afrika mencapai 6 meter.

Buaya besar umumnya tidak memilih2 mangsa dari mulai ikan, hewan mamalia kecil atau besar, maupun manusia. Buaya adalah pemakan hewan yg sudah mati (scavenger) maupun pemburu (hunter), karena buaya memiliki kemampuan berburu secara senyap (stealth) di air keruh dan menyergap secara cepat dan tiba2. Buaya tidak memiliki gigi pencabik sehingga ia sering terlihat menyeret, menenggelamkan, melempar dan berputar berguling2 utk memotong buruannya. Buaya juga tidak memiliki selera / pembau, sehingga mangsanya langsung ditelan bulat2 tanpa membedakan segar atau busuk. Buaya sangat telaten menunggui calon mangsanya dan sanggup mengintai dan tidak makan selama satu bulan. Oleh karena itu, buaya termasuk carnivora yang paling buas, senyap, karena sifatnya sebagai karnivora sejati. Buaya adalah salah satu survivor dari jaman Dinosaurus, yg telah membuktikan keuletannya utk bertahan, kecuali persaingannya dgn kegiatan manusia.

Muara Sungai Kenyamukan memiliki habitat yang cocok untuk Buaya Muara. Daerah ini penuh hutan nipah, bakau dan airnya mengalir lambat. Sayangnya aktifitas pembangunan meningkat akhir2 ini dengan dibukanya jalan ke pantai membelah hutan bakau, tambak udang dan rencana pemukiman penduduk dan tempat pendaratan ikan (TPI) di tepi sungai, menyebabkan buaya muara di Kenyamukan terpaksa bentrok dengan manusia. Salah satu yang paling mungkin dari meningkatnya jumlah insiden buaya dengan manusia disini, disebabkan karena hilangnya sumber makanan buaya dan tumpang tindihnya teritori buaya dan manusia.

Dipantai rekreasi Aquatic di Tanjung Bara, Kaltim Prima Coal tertulis “Be Ware of Crocodile”, saya belum pernah lihat peringatan macam ini di tempat lain.

previous page pages 1 2 ALL next page
Croc Captured alive
Croc Captured alive
Fisherman
Fisherman
Sangatta & Croc sanctuary
Sangatta & Croc sanctuary
New Villager House from Sulawesi
New Villager House from Sulawesi
The captured Croc after the incident
The captured Croc after the incident
road from Bontang to Sangatta - Kenyamukan
road from Bontang to Sangatta – Kenyamukan
Kenyamukan Village
Kenyamukan Village
Location of fatality incident
Location of fatality incident
Villager bathing here
Villager bathing here
river bank
river bank
Fishing Boat in the river bank
Fishing Boat in the river bank
Go West
Go West
previous page pages 1 2 ALL next page

 

comment |
IRWAN 26-Jul-2011 07:36
apa pun bentuknya buaya.. mau besar atau kecil mereka hnya lah hewan yang tidak memiliki pikran..?
mereka hnya punya nafsu yg kuat untuk menangkap mangsanya.. jadi jangan kita pernah mengaggu habitatnya… krna mereka perlu hidup sama seperti kita,,,
mv qw coment gni .. nenek qw punya kembaran buaya uga…..
abil 09-Mar-2011 16:43
Kenapa satwa ini selalu beraksi,,,kalau menurut aku= habitat aslinya sudah di usik oleh manusia di sekitar habitat itu sendiri….
Guest 04-Feb-2011 19:05
skrng buaya na dah jrng kluar,,,
deden 20-Aug-2010 15:58
saya dh 8 thn d sngata..klo hr mggu sring mancing d kenyamukan,skrg ad 2 jlur alternatf mnuju ksna.. Darat dan air.. Klo ujan enk lwt air,yaitu lwat jln pendidikan truz naik prhu kcl menyusuri kanal truz mlewati muara.. Emank kdang sring nampak ank2 buaya.. Ngeri jg c…serem jg jalur yg d lwati..
Suwoko 23-Jul-2010 13:08
Tidak diragukan lagi bahwa buaya sangatta adalah jenis buaya pemangsa manusia terbanyak di Kaltim khususnya dan di Indonesia umumnya.
Achy 19-Apr-2010 04:28
Kemarin habis jalan2 ke Museum Kayu Tenggarong… ngeliat Monster Buaya Muara yang udah di awetin… ternyata buayanya besar bgt…tapi itu buaya yang udah lama bgt ke tangkapnya… nah baru2 ini baca lagi di Koran… ada penemuan Buaya di Sangatta lagi…katanya lebih besar lagi dari yang di Museum kayu… duh jadi serem ngebayangin nya….
Gusti YVC VS-002 31-Mar-2010 21:17
gile tu buaya’,,udah tak ade laok lagi kali ye,.hihihihihi seram sangat,..
lia_bandung 30-Mar-2010 12:55
Bener bgt..
Dulu beritanya ??? di surat kabar Manuntung
Skrg buaya nya diawetin bkn?
??? di museum mulawarman tenggarong
sy lahir disana,tp sangatta km.13
Jd blm prnah liat langsung jg,hanya saja itu benar adanya ;)
Hendar Sunandar 01-Apr-2009 18:17
Saya pernah tinggal di sangatta selama dua tahun 1998-2000. Pernah dengar kejadian tersebut bahwa buaya pemangsa manusia ditangkap oleh pawang dan di-“operasi” oleh seorang dokter PTT di sana, ditemukan anggota tubuh manusia yang telah dimangsanya. Sayang saat itu saya tidak melihat langsung fakta tersebut karena kesibukan kerja.
eko magelang 02-Jan-2008 10:16
tahun 2006, kalo ndak salah beredar video penagkapan se ekor buaya, besar pemangsa manusia, dalam gambarnya sibuaya tertangkap dan di belah, ternyata isinya sebagian badan anak kecil yang dimangsa, apa benar pernah dengar hal ini terjadi di sangata. thx
About these ads

Comments on: "MISTERI MONSTER SANGATTA BY M. SAFRIDA FEBRIANTO" (1)

  1. serem,,,,,,,,,,,,,!!!!!!
    ngeriiiiiiiiiiii,,,,,,,,,,,,,,!!!!

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: