Just another WordPress.com site

Katak dan Bangau

By; Diva meiliana arintasari
Pada suatu hari,seekor bangau terbang melewati sebuah rawa. Bangau itu melihat ketak kecil sedang duduk di pinggir rawa,
“hai,katak kecil.Datanglah ke rawa milikku disana lebih bagus daripada rawa ini.Nyamuk di rawaku lebih banyak,dan akan terbang sendiri ke mulutmu.”
Katak kecil percaya pada rayuan Bangau.Ia segera melompat-lompat pergi ke rawa sang bangau.Ditengah jalan, ia bertemu si Capung.
“Katak kecil,kemana kau akan pergi?’’ tanya Capung.
“aku akan pergi ke rawa sang bangau. Katanya ,rawa miliknya lebih bagus. Banyak nyamuk yang terbang sendiri ke mulutku,”jawab Katak.
“jangan percaya pada sang bangau . Pulanglah, supaya kau tidak celaka,”kata capung.
Sang katak tidak percaya pada nasihat capung .Ia terus melompat dan melompat.Ia lalalu bertemu kepik merah bertotol putih .
“Katak kecil ,kemana kau akan pergi?”kata kepik.
“aku akan pergi ke rawa sang bangau. Katanya ,rawa miliknya lebih bagus. Banyak nyamuk yang terbang sendiri ke mulutku,”jawab Katak.
“jangan percaya pada sang bangau . Pulanglah, supaya kau tidak celaka.”Kata kepik.
Sang katak tidak percaya nasihat kepik. Ia terus melompat dan melompat.Ia lalalu bertemu seekor siput yang sedang merayap

“Katak kecil ,kemana kau akan pergi?” tanya siput.
“aku akan pergi ke rawa sang bangau. Katanya ,rawa miliknya lebih bagus. Banyak nyamuk yang terbang sendiri ke mulutku,”jawab Katak.
“jangan percaya pada sang bangau . Pulanglah, supaya kau tidak celaka.”Kata siput.
Sang katak juga tidak percaya pada siput. Ia terus melompat dan melompat lebih jauh. Akhirnya,tibalah ia di rawa milik sang bangau . Ia memandangi sekelilingnya . Tak ada seekor nyamuk pun yang terbang di atas rawa itu.
“Apa benar ini rawa milik sang bangau? Mengapa tidak ada nyamuk ? mungkin aku harus pergi lebih jauh,”pikir katak kecil.
Ketika ia membalikkan badan untuk melompat lagi,ia tertabrak sesuatu.Benda itu seperti mirip tonggak kayu . Ternyata ,tonggak kayu itu adalah kakii sang bangau yang kejam.katak kecil itu tak sempat melerikan diri .Ia pun tertangkap dan masuk kedalam paruh sang bangau.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: